Selasa, 25 November 2014

Gerhana Bulan dalam Pandangan Islam & Mitos

Kamis (16/6/2011) dini hari baru saja terjadi fenomena alam gerhana bulan terlama sepanjang 100 tahun terakhir karena bertahan dari pukul 01.22 WIB hingga 05.22 WIB.
Bagi orang Arab Quraisy, gerhana bulan dikaitkan dengan kejadian-kejadian tertentu, seperti adanya kematian atau kelahiran, dan kepercayaan ini dipercaya secara turun temurun sehingga menjadi keyakinan umum masyarakat. Di zaman Rasulullah, misalnya, pernah terjadi gerhana matahari yang bersamaan dengan kematian putra Rasul SAW yang bernama Ibrahim. Orang-orang pada saat itu menganggap terjadinya gerhana karena kematian putra Nabi tersebut.
Pemahaman yang salah ini diluruskan oleh Rasulullah. Dalam Islam, gerhana bulan adalah bentuk keagungan Allah sebagai Maha Pencipta. Sebagaimana sabda Rasullah SAW dalam Hadits Riwayat Bukhari Nomor 1.044, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.”
Namun bagi sekelompok masyarakat, gerhana bulan dikaitkan dengan berbagai mitos dan tahayul. Di negeri China, orang percaya bahwa seekor naga langit membanjiri sungai dengan darah lalu menelannya. Itu sebabnya orang Cina menyebut gerhana sebagai “chih” yang artinya memakan. Sampai abad ke 19 mereka biasanya membunyikan petasan untuk menakut-nakuti sang naga. Orang Indian juga percaya bahwa seekor naga lah yang membuat gerhana bulan. Mereka lalu menyembah sang naga dengan berendam sampai sebatas leher.
Sementara di Jepang, orang percaya bahwa waktu gerhana ada racun yang disebarkan ke bumi. Dan untuk menghindari air di bumi terkontaminasi racun, mereka menutupi sumur-sumur mereka.
Lalu, Kaisar Louis dari Perancis wafat setelah mengamati gerhana di tahun 840. Konon ia begitu bingung saat kegelapan selama 5 menit dan meninggal karena begitu takut.
Adapun di Indonesia, khususnya Jawa menganggap bahwa Batara Kala alias raksasa jahat, memakan bulan. Maka masyarakat Jawa khususnya anak-anak ramai memukul kentongan pada saat gerhana untuk menakut-nakuti dan mengusir Batara Kala.
sumber :  http://nasional.inilah.com/read/detail/1610052/gerhana-bulan-dalam-pandangan-islam-mitos

Arti Sakinah, Mawaddah, Warahmah



Materi ini saya dapat dari pengantar sekolah pranikah di salman- itb tentang pemahaman awal menikah. Sekedar sharing saja, jika ada yang kurang dalam penyampaiannya mohon dikoreksi.
Mungkin kita sering mendengar atau bahkan mengucapkan ucapan selamat atau do’a kepada saudara/kerabat/teman yang akan menyempurnakan setengah agamanya dengan suatu kalimat “Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.” Kalimat tersebut sangat familiar bukan?
Kita awali dengan kata “Sakinah”. Sakinah merupakan pondasi dari bangunan rumah tangga yang sangat penting. Tanpanya, tiada mawaddah dan warahmah. Kalaupun ada, tidak akan bertahan lama. Sakinah itu meliputi kejujuran, pondasi iman dan taqwa kepada Allah SWT. Mengapa sakinah begitu penting dalam pernikahan? Seperti kita tahu bahwa pernikahan itu tidak hanya ikatan suci di dunia, melainkan ikatan tersebut akan dipertanggungjawabkan juga di akhirat.
Dalam Al Qur’an pun dikatakan bahwa suatu saat, akan banyak orang yang saling berkasih sayang di dunia, tetapi di akhirat kelak mereka akan bermusuhan, menyalahkan dan saling melempar tanggung jawab. Kecuali orang-orang yang berkasih sayang dilandasi dengan cinta kepada Allah SWT. Itulah sakinah. Sungguh indah bukan, jika suatu ikatan suci dilandasi dengan sakinah.
Kata kedua adalah mawaddah. Mawaddah itu berupa kasih sayang. Setiap mahluk Allah kiranya diberikan sifat ini, mulai dari hewan sampai manusia. Dalam konteks pernikahan, contoh mawaddah itu berupa “kejutan” suami untuk istrinya, begitu pun sebaliknya. Misalnya suatu waktu si suami bangun pagi-pagi sekali, membereskan rumah, menyiapkan sarapan untuk anak-anaknya. Dan ketika si istri bangun, hal tersebut merupakan kejutan yang luar biasa.
Banyak sekali contoh mawaddah yang bisa dilakukan untuk menambah rasa kasih sayang kepada pasangan. Sekedar bocoran untuk suami maupun istri, buatlah jadwal kejutan sehingga rumah tangga akan semakin manis, semakin indah, meskipun ditengah krisis ekonomi (hehe, gak nyambung pisang)
Nah, kata terakhir adalah warahmah. Warahmah ini hubungannya dengan kewajiban. Kewajiban seorang suami menafkahi istri dan anak-anaknya, mendidik, dan memberikan contoh yang baik. Kewajiban seorang istri untuk mena’ati suaminya. Intinya warahmah ini kaitannya dengan segala kewajiban.
Temans, kita patut bersyukur karena dilahirkan sebagai umat islam. Semua tata cara kehidupan telah diatur sedemikian rupa. Semua petunjuk telah disediakan. “Manual book” kita sebenarnya adalah yang paling kumplit diantara agama-agama lain. Bdw, saya bingung mau nulis apa lagi. Semoga tulisan ini bermanfaat.

If you could get your hands on a 3D printer, what would YOU make, #GenXYZ? With all the rage with 3D printing these days, some of us might overlook the important step before printing: designing. For this week’s #WebsiteWednesday, we had the opportunity to interview the CEO and self-proclaimed “80’s Movies Geek” of UMake.xyz, Evi Meyer.
UMake is an exciting startup based in Palo Alto, CA, launching the newest intuitive 3D design software – all through their awesome .xyz domain name. When deciding on a business name, they wanted something to reflect the flexibility and innovative quality of their product. And that’s exactly what they found with UMake.xyz.
For their online presence, Evi shared with us that “.xyz fit like a glove for [their] UMake brand. It has a double meaning: 1) XYZ can be anything ‘this X, that Y, and Z’ 2) XYZ are 3D space axes. This is exactly what we want our brand to reflect: You can make anything in 3D.”
car_design
Now let’s dive-in with a few questions:

XYZ: What makes your product stand out from other 3D design software such as SketchUp or AutoCAD?

UMake: All of these tools are great and have influenced the design software space for many years. The difference between UMake and these software offerings is that:
  1. UMake is a super simple and intuitive app, as opposed to having a steep learning curve
  2. Anyone can use it, not only professionals
  3. It’s on mobile, where the touchscreen is key!
Mobile is where everyone is right now. We want to leverage the mobile platform and strengthen its position as the new standard for software experiences that cater to hobbyists and professionals.

X: You just launched your beta program. How are things going so far?

U: It’s very exciting for us to release something that we have put a ton of effort into. We’re starting to get initial data on how people are using our app and we’re getting tons of great ideas and suggestions from people that tell us how UMake can change the way people look at 3D design – that’s amazing and an interesting experience for us.
Airplane

X: Your team has an extremely impressive background and are all alums of Autodesk (for those who might not know, Autodesk is the industry leader in 3D design software). How has branching off and the experience of being a startup been?

U: All we can say is “Wow!” This is the most amazing experience we’ve all had in years. I think the freedom to do something you’re so passionate about, and build something, makes it an awesome experience. The uncertainty can sometimes be less pleasant, but that’s also what’s amazing about it – the process can surprise you and brings you to new heights.
umake
Well, there you have it, #GenXYZ. UMake is changing the face of 3D design and the team is working hard so YOU can seamlessly bring your ideas to life. UMake is looking to add more talented people like you who want to test-drive new design experiences and help improve UMake. This is a great opportunity for designers to try something new. Sign up for the beta program on UMake.xyz now!
Fun fact: they also registered “YouMake.xyz”, just in case some of us might type it in that way. YouMake.xyz will automatically redirect you to their proper site, UMake.xyz. What a great strategy!
Are there any other .xyz websites that you’d like Team XYZ to have a fireside chat with? Let us know through Facebook, Twitter, and Instagram and tag #GenXYZ.

SUBANG SIAGA BENCANA
 
(Diskominfo / td)
Menghadapi musim penghujan, Polres Subang bersama warga mensiagakan sarana dan prasarana bantu bencana. Menurut Kapolres Subang, AKBP Harry Kurniawan sebagaimana disampaikan oleh Waka Polres Kompol Dedi Supriadi, sarana telah ditempatkan di wilayah-wilayah rawan bencana, khususnya bencana banjir dengan menempatkan perahu karet. “Kita telah siap beberapa sarana yang sudah siap dilakukan penggunaannya yaitu perahu karet 3 unit,” jelas Dedi di Mapolres Subang.

Selain itu pihaknya bersama warga juga berinovasi membuat alat angkut dari ban dalam mobil (ukuran) besar sebanyak 10 unit yang bisa digunakan pada saat bencana banjir. “Sarana itu ditempatkan di wilayah rawan banjir yang dipusatkan di Pamanukan yang hampir tiap tahun mengalami bencana banjir,” lanjutnya.

Sementara untuk mengatasi bencana longsor, kata Dedi, pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dalam penyiapan alat berat seperti eskavator (bekhoe).

Selain peralatan bantu bencana, personil juga disiapkan dengan melakukan pelatihan kebencanaan. “Selain sarana peralatan kami menyiapkan personil dengan melakukan pelatihan menghadapi bencana yang dilaksanakan di Polda Jabar pada bulan November ini” ujar Dedi.
 (td)